Prediksi Togel Semua Pasaran


SELAMAT DATANG DI WEBSITE PESUGIHAN GUNUNG KAWI TANPA TUMBAL TELP : 0822 1977 0677
PESUGIHAN TANPA TUMBAL
DISINI ANDA BISA MENYELESAIKAN MASALAH EKONOMI ATAU PUN HUTANG-PIUTANG ANDA MELALUI RITUAL


PESUGIHAN GUNUNG KAWI TANPA TUMBAL
DISINI ANDA BISA MENYELESAIKAN MASALAH EKONOMI ATAU PUN HUTANG-PIUTANG ANDA MELALUI RITUAL





gunung kawi yang menyimpan segudang cerita misteri yang unik. Salah satu cerita misteri yang cukup populer dan menjadi kepercayaan di masyarakat sekitar gunung ini adalah tentang adanya ritual pesugihan atau ritual mendatangkan kekayaan dunia dengan bantuan raja jin. Pesugihan Gunung Kawi, -begitu ritual ini disebut-, telah banyak mengundang rasa penasaran masyarakat dari seluruh Nusantara, terutama bagi mereka yang mengalami kesulitan ekonomi dan ingin terlepas dari belenggu kemiskinan. Gunung Kawi merupakan daerah yang sering kita kenal dengan kemistisannya. Area ini terletak di sebelah barat Kepanjen, tepatnya 53 km dari kota Malang. Di sini ini ada berbagai situs mulai dari pesarean, keraton, klenteng, serta tempat pemujaan situs-situs lainnya. Di Kawi ini juga terdapat makam tokoh penting yaitu Kanjeng Kyai Zakaria II atau juga dikenal sebagai Eyang Djoego yang tempat ziarahnya terkenal hingga ke mancanegara. Tak hanya itu, ternyata banyak juga orang yang berdatangan untuk ngalap berkah di area pesarean Gunung Kawi ini. Mereka datang untuk meminta pesugihan, berdoa dan berziarah sehingga hal ini secara tidak langsung membuat daerah tersebut makin ramai. Apalagi dalam waktu-waktu tertentu, Gunung Kawi sudah seperti pasar malam saja. Berikut ini adalah beberapa fakta pesugihan Gunung Kawi yang perlu Anda ketahui: Sejarah Babat Alas Gunung Kawi Bermula dari penasehat Pangeran Diponegoro yang bernama Kanjeng Zakaria II alias Eyang Soedjogo yangberagamberita.com “Fakta Mengerikan” Pesugihan Gunung Kawi yang Bisa Bikin Kaya 7 Turunan dan “Tumbal” Apa yang Diberikan! – Beragam Berita Bagi sebagian orang Indonesia, terutama yang tinggal di pulau Jawa, nama Gunung Kawi tentu sudah tak asing lagi di telinga. Sama halnya seperti Gunung Merapi, gunung yang terletak di Malang ini, selain dikenal memiliki panorama yang luar biasa indah, ia juga dianggap sebagai salah satu melipir ke daerah selatan Jawa Timur dan membuat pedepokan. Setelah sekian lama, beliau mengangkat dua orang murid yang bernama RM Jonet dan Ki Moeridun untuk membuka wilayah hutan sebelah selatan Gunung Kawi. Mereka berdua berbondong-bondong bersama dengan Mbah Wonosari membawa dua pusaka Kudi Caluk dan Kudi Pecok yang akhirnya menjadi daerah Gunung Kawi seperti yang kita lihat sekarang. Tempat baru tersebut menjadi tempat pengungsian dan banyak orang yang berdatangan untuk bermukim di sana dimulai dari penduduk lokal suku Jawa, luar Jawa, etnis Tionghoa bahkan sampai mancanegara. Hal inilah yang membuat kebudayaan di daerah ini menjadi unik dan terkesan nyentrik. Adanya perpaduan budaya dan suku menjadikan daerah ini terkenal dengan sebutan Klenik Jawa-China. Mitos Pohon Dewandaru dan Air Janjam Babat alas yang telah selesai dikerjakan membuat Eyang Soedjogo datang dan menetap di area Gunung Kawi. Tetapi tepat di malam Senin Pahing, 22 Januari 1871 beliau meninggal dunia dan hal itulah yang membuat banyak peziarah datang untuk berkunjung ke makam Eyang Soedjogo. Mereka lebih suka datang pada malam Senin Pahing yang bertepatan dengan wafatnya beliau. Semasa hidup beliau pernah menanam sebuah pohon yang “katanya”adalah tongkatnya. Pohon tersebut dinamakan pohon Dewandaru atau pohon Kesabaran. Dipercaya bahwa ranting, buah dan daunnya bisa menjadi jimat bagi orang yang bisa mendapatkannya. Pohon ini diyakini sebagai perlambang kedamaian dan keamanan daerah Gunung Kawi. Selain itu ada cerita tentang Air Janjam yang airnya ditaruh di sebuah kendi kuno peninggalan Eyang Soedjogo yang bisa menyembuhkan penyakit. Kira-kira benarkah? Mau nyoba membuktikan? Ritual Spiritual Yang Kental Melekat Bagi Warganya Tak hanya tempat yang mengandung banyak kemistisan tetapi kegiatan dan ritualnya juga tak kalah sakralnya. Ada beberapa kegiatan yang mencerminkan peringatan ritual keagamaan dan kebudayaan dimulai dari syukuran, gebyar satu Syuro, ngalap berkah di Kelenteng dan kegiatan kirab-kirab lainnya. Seperti malam satu suro kemarin, area Gunung Kawi diramaikan dengan pengunjung yang berjubel untuk melihat dan melaksanakan gebyar Syuro. Tumpeng-tumpeng perayaan dan pembakaran sangkala dilaksanakan dengan iringan lagu tradisional Jawa, China dan Islam. Bentoel Group yang Tidak Jadi Bangkrut Ternyata kemujuran dari ngalap berkah juga pernah dirasakan oleh pemilik bisnis rokok yang bernama Ong Hok Liong di tahun 1950-an. Bisnis rokoknya mengalami kemerosotan dan hampir bangkrut kala itu. Lalu ia memutuskan untuk berziarah ke daerah Gunung Kawi dan “katanya”malam harinya ia bermimpi melihat buah bentul.Ia pun tergegas untuk menanyakan perihal mimpinya kepada juru kunci yang mengatakan bahwa ia harus mengganti merk rokoknya menjadi Bentoel yang kemudian Hok Liong melakukannya pada tahun 1954. Hingga kini, rokok Bentoel Group masih bertahan dan terus berkembang hingga beberapa dekade setelah kejadian itu
  1. Mengenal titik-titik Gaib Gunung Kawi yang tersohor di kalangan pebisnis
  2. Berdialog mediumisasi dengan Penunggu Gaib Gunung Kawi (Anda bisa bertanya seputar rejeki, jodoh, budaya dan berbagai masalah non medis yang sering dihadapi dalam kehidupan)
  3. Menambah teman sekaligus berkonsultasi dengan Padepokan Sapu Jagad Gunung Kawi, salah satu komunitas olah diri dan kanuragan yang cukup terkenal di lereng Gunung Kawi​​​​​​
.
Ki Ageng Sukmo – Pakar Pesugihan gunung kawi Tanpa Tumbal

Alamat :

 Gunung Kawi merupakan salah satu tempat wisata ritual yang terletak pada ketinggian 2.860 meter dari permukaan laut di Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Malang, Kecamatan Wonosari, Desa Wonosari. Secara geografis pesarean Gunung Kawi berada disebelah barat kota Malang, kira-kira ± 40 Km dari kota Malang, menuju ke selatan kota Kepanjen, selanjutnya kearah barat menuju ke wisata Gunung Kawi. Di bawah lereng terlihat dua patung raksasa sebagai penjaga pintu gerbang. Kemudian masuk melalui gapura 1 kemudian gapura 2 dan gapura 3 hingga berada di pelataran pesarean Gunung Kawi.

 



Whatsapp/Tlpn: 0822-1977-0677

TERIMAH KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA